4 Negara Tawarkan Pembangunan Rumah Doa dan Pengembangan Pertanian di Dataran Tinggi Karo

4 Negara Tawarkan Pembangunan Rumah Doa dan Pengembangan Pertanian di Dataran Tinggi Karo

Bupati Karo (Terkelin Brahmana SH) bersama anggota DPRD Karo, Kepala Bappeda (Ir. Nasib Sianturi MSi), Kadis PUPR (Ir. Paten Purba) menerima silaturahmi rombongan Pdt. Andy Sastra Ginting bersama tim doa dari 4 negara (Malaysia, Afrika Selatan, China Shanghai, Singapore) di Ruang Kerja Bupati Karo [Jumat 23/11].  Potensi pertanian dan pariwisata yang dimiliki Kabupaten Karo menarik minat rombongan tim doa dari empat negara yang didampingi Pendeta Andy Ginting tersebut.

Kerjasama lain yang ditawarkan adalah pembangunan Rumah Doa (altar) di Karo. Rumah Doa dinilai cocok dibangun di Karo. Apabila bisa diwujudkan, Karo akan banyak dikunjungi negara-negara lain kususnya keempat negara tersebut.

Dalam sambutanya Terkelin Brahmana mengatakan “Saya sangat senang dan mengapresiasi atas kehadiran rombongan yang terdiri beberapa negara, masih menyempatkan diri berkunjung ke Tanah Karo khususnya sekaligus bersilaturhami dengan saya. Ini merupakan satu kehormatan yang luar biasa bagi Pemkab Karo dan masyarakat Kabupaten Karo,” .

“Jadikanlah silaturahmi ini menjadi perekat hubungan bersama Pemkab Karo untuk saling asah, asuh dan asih. Pemkab Karo siap menerima masukan, tawaran dan kerjasama jika dibutuhkan untuk memajukan Kabupaten Karo,” ujar Terkelin.

Bupati Karo (Terkelin Brahmana) menambahkan, “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Karo mengucapkan banyak terima kasih dan selamat datang di Tanaeh Karo Simalem. Mudah-mudahan ke depan silaturahmi jangan hari ini saja. Namun terus berlanjut dalam suasana dan kerjasama yang lebih baik,”.

Dalam kunjunganya kata Pastor Alvin dalam Bahasa Inggris yang diterjemahkan Yohanes Kristanto mengatakan 

“terima kasih atas sambutan Bupati Karo bersama jajarannya, Kedatangan kami menawarkan ke Pemkab Karo terkait pembangunan Rumah Doa (altar),” .

Rumah Doa ini cocok sekali dibangun di Kabuaten Karo. Bila hal ini terwujud, Karo akan banyak dikunjungi negara-negara lain, seperti China, Korea, Malaysia, Singapore dan Afrika, sebutnya. Bahkan masih banyak negara lain akan datang ke Karo karena rindu mencari wajah Tuhan,

“Rumah Doa sudah ada, ini adalah salah satu potensi yang dimiliki Karo untuk mendatangkan investor,” terang Pastor Alvin Cheah.

“kami mempunyai koneksi dengan negara Israel untuk teknologi canggih alat-alat pertanian yang dapat dimanfaatkan guna keperluan pertanian di Karo. Jika Pemkab Karo berkenan, kami siap memfasilitasi ke Israel untuk memajukan pertanian,” ucapnya.

Di akhir silaturahmi, Pastor Alvin Cheah berpesan, jika Karo ingin menjadi maju, segeralah bangun Rumah Doa.

“Ini masukan beberapa negara kepada saya. Tidak gampang menentukan daerah untuk membangun Rumah Doa. Tapi, untuk Kabupaten Karo, saya yakin negara-negara lain akan berkunjung karena rindu melihat Rumah Doa dan mencari Kemuliaan Tuhan,” tutupnya.

Rombongan 4 negara yang hadir yaitu Pastor Gert dari South Afirika, Pastor Eve He dari shanghai, Lynn Susan Tabitha dari Singapore, Cai Ying, Wen Chenggo, Wang Qin, Wang Dan, berasal dari Negara China